Breaking News

5 Fakta Copa del Rey, Kompetisi Tertua Spanyol

5 Fakta Copa del Rey, Kompetisi Tertua Spanyol

5 Fakta Copa del Rey, Kompetisi Tertua SpanyolPersaingan perebutan ticket final Copa del Rey 2021 semakin seru. Barcelona, Sevilla, Levante dan Athletic Klub siap-siap tampilkan permainan terbaik dalam pertandingan semi final yang bakal diadakan tengah minggu ini.

Barcelona ada pada kondisi susah, tim garapan Ronald Koeman itu dituntut untuk dapat come-back sesudah di putaran pertama lalu berserah dari Sevilla 2-0.

Saat itu, pertandingan seru akan ditegaskan terjadi di Menciutat de Valencia. Levante giliran akan melayani Athletic Klub selesai ke-2 kesebelasan cuman bermain seri 1-1 di tatap muka pertama.

Lalu tahukah Anda masalah siapa raja sesungguhnya di Copa del Rey? Berikut kami suguhkan 5 Bukti masalah Copa del Rey, sebagai salah satunya persaingan sepakbola paling tua:

Baca Juga: Mengapa Bayern Munich & Borussia Dortmund Tak Gabung Liga Super Eropa?

1.Rayakan Pengukuhan Raja

Digelontorkan semenjak 1903, awalnya persaingan ini dinamakan Campeonato de España-Copa de Su Majestad el Rey dan perlahan-lahan mulai dikenali bernama Copa Del Rey. Liga Sepak Bola Spanyol (RFEF) sah jadi pengasuh kejuaraan ini.

Juan de Astorquia, Presiden Club Athletic Bilbao dan Carlos Padrós yang selanjutnya jadi Presiden Real Madrid ialah dua figur pemrakarsa persaingan ini. Ke-2 nya menyarankan sebuah kompetisi sepak bola untuk rayakan pengukuhan Raja Spanyol Alfonso XIII. Karena itu tidak aneh jika Copa del Rey dalam perjalanannya sering dinamai Piala Raja.

Di edisi pertama, Madrid, Barcelona, Espanyol, NF de Madrid dan Klub Bizcaya (kombinasi club Athletic Klub dan Bilbao FC) menjadi peserta Di mana Bilbao selanjutnya jadi juara selesai mengandaskan Barcelona.

2.Barcelona

Barcelona terdaftar jadi team paling sukses dalam ajang ini. Club asal Catalan itu telah sukses menggondol 30 piala Copa del Rey sejauh riwayat.

Baca Juga:  Piala Menpora 2021: Marc Klok Pemain Terbaik

Keseluruhannya, Barcelona 41 kali menginjakkan kaki di Final Situs Judi Slot Online24jam, seandainya mereka sukses come-back tengah minggu kelak, karena itu final musim ini bisa menjadi yang ke-42 buat El Barca.

Lionel Messi, kapten Barcelona, jadi salah satunya pemain tersukses di kejuaraan ini. Messi sukses mengepak 54 gol di Copa del Rey semenjak pertama di turunkan pada musim 2004 lalu.

3.Atletico Bilbao

Athletic Bilbao, sebagai salah satunya perintis kejuaraan ini menjadi salah satu club paling sukses di Copa del Rey. Tembus final sekitar 37 kali, 23 salah satunya usai untuk kemenangan Athletic Bilbao.

Piala paling akhir Copa del Rey mereka dimenangi pada musim 1984 lalu. Sedang 2015 jadi final paling akhir mereka yang usai untuk kekalahan.

Sedang untuk musim 2019, Bilbao sebenarnya memiliki hak mengamankan ticket final melawan Real Sociedad. Sayang wabah membuat pertandingan final ditunda dan gagasannya akan diadakan pada April kedepan.

Karena itu, musim ini jadi cara besar buat Bilbao. Mereka berkesempatan untuk membenahi catatan mereka di Copa del Rey dan manggung di dua final sekalian.

Di edisi 2021, mereka dilawan Levante di semi-final. Tim garapan Marcelino Garcia Toral perlu meraih kemenangan dengan beda 1 gol untuk mengamankan ticket final. Ingat di putaran pertama lalu mereka bermain seri 1-1 melawan Levante.

4.Telmo Zarra

Masalah siapakah pemain paling tajam di Copa del Rey, nama Telmo Zarra ada dalam daftar paling atas. Ia terdaftar sebagai pemain dalam jumlah gol paling banyak sejauh riwayat Piala Raja.

Sejauh performanya di Copa del Rey dari 1939 sampai 1957 Zarra sukses memasukkan 81 gol melampaui dua nama besar, Ferenc Puskas dan Laszlo Kubala.

Baca Juga:  Bryan Cristante Tegaskan Roma Pantas Dapatkan Hasil Imbang

Zarra sendiri dikenali sebagai figur legendaris untuk Bilbao sekalian sepakbola Spanyol.

5.Piala Copa del Rey

Kecuali sebagai persaingan paling tua di Spanyol dan dunia, ticket UEFA Liga Eropa yang dihadiahi untuk juara jadikan gelaran ini cukup jadi perhatian. Tidak itu saja, juara memiliki hak untuk manggung di Supercopa untuk melawan juara Liga.

Seandainya juara liga dan juara Del Rey ialah club yang serupa, karena itu ticket Suppercopa akan diberi pada runner up club.

Diambil dari bermacam sumber ada yang unik dari piala Copa del Rey. Piala yang dikenali sekarang ini dibikin langsung juru perhiasan asal Madrid, Federico Alegre yang dibuat dari perak dengan berat 15 kg.

Real Madrid jadi team pertama kali yang sukses memenangi piala ‘baru’ Copa del Rey itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *