Breaking News

Pelatih Ansan Greeners Punya Banyak Opsi Untuk Asnawi Mangkualam Bahar

Pelatih Ansan Greeners Punya Banyak Opsi Untuk Asnawi Mangkualam Bahar

Pelatih Ansan Greeners Punya Banyak Opsi Untuk Asnawi Mangkualam Bahar – Gil-sik mengatakan, dia ingin memperlihatkan ke supporter Ansan jika Asnawi memiliki kualitas bagus di sejumlah status. Pelatih Ansan Greeners Kim Gil-sik memandang kehadiran Asnawi Mangkualam Bahar membuat dia mempunyai beberapa pilihan di baris serang. Hal tersebut diaplikasikan Gil-sik saat Ansan menaklukkan puncak klassemen K League 2 Daejon Hana Citizen 1-0 di Stadion Ansan Wa, Sabtu (24/4) sore WIB.

Pada laga itu, Gil-sik kembali tempatkan Asnawi sebagai striker sayap. Keyakinan yang diberi Gil-sik dijawab Asnawi melalui sebuah assist ke Sim Jae-min untuk bawa Ansan mencetak kemenangan.

Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong awalnya sempat pernah memberi saran ke Gil-sik sesudah arsitek Ansan itu tempatkan Asnawi sebagai striker sayap saat bermain seri menantang Busan IPark di awal April. Jose Mourinho Siap Latih Klub Lain Usai Dipecat Tottenham Hotspur Tae-yong mengatakan, Asnawi makin lebih optimal bila masih jadi bek sayap atau pemain tengah bertahan.

Pelatih Ansan Greeners Punya Banyak Opsi Untuk Asnawi Mangkualam Bahar

Pelatih Ansan Greeners Punya Banyak Opsi Untuk Asnawi Mangkualam Bahar

Gil-sik mengutarakan, dia memiliki alasan tertentu dengan tempatkan Asnawi di baris serangan. Di set pertama, Asnawi mendapatkan pekerjaan tidak gampang dengan turun-naik menolong gempuran sekalian perkuat pertahanan.

Tetapi cidera yang didapat Min Joon-yeong memaksakan Gil-sik jadikan Asnawi cuma untuk striker sayap penuuh. Gil-sik berasa optimis dengan memberi peluang ke Asnawi menyisir segi kanan gempuran, karena Jae-min sebagai alternatif Joon-yeong berwatak penyerang murni.

“Asnawi jalani peranan di tiga status, yaitu belakang, tengah, dan depan. Itu tentu saja jadi beban tertentu. Saya awalnya telah coba ia sebagai striker sayap saat menantang Busan. Itu sebagai proses rekonsilasi diri,” papar Gil-sik diambil situs Sports-G.

Baca Juga:  Atletico Kalah! Barcelona Lebih Gembira Daripada Real Madrid

“Sesudah Min Joon-yeong cidera, saya menggantinya jadi tiga bek, karena saya ingin mengoptimalkan permainan agresif Asnawi. Asnawi masih seorang Asnawi, hingga pas untuk diaplikasikan. Apalagi skema itu juga dimengerti semua pemain kami.”

Di sisi lain, walau sayangkan Asnawi tidak berhasil mengoptimalkan kesempatan emas Situs Judi Slot Online24jam , Gil-sik menganggap sebagai proses evaluasi. Asnawi memperoleh kesempatan emas pada menit ke-41 saat terima operan silang Kim Ryun-do. Sayang, walau dalam status bebas tanpa pengamanan di muka gawang yang telah ditinggal penjaga gawang Park Ju-won, dia tidak dapat kuasai bola secara baik.

Artikel diteruskan di bawah ini “Kesempatan menghasilkan gol di set pertama raib karena Asnawi buang peluang itu. Tetapi adaptasinya dengan sepakbola Korea cepat sekali. Ia telah memiliki semangat juang dan kecepatan seperti pemain Korea. Ia benar-benar pas untuk warna permainan team kami,” tutur Gil-sik.

“Sesudah dengar saran pelatih Shin Tae-yong, saya ingin jadikan Asnawi jadi pemain lebih bagus, dan memperlihatkannya ke supporter kami jika ia seorang pemain dengan kualitas bagus.”