Breaking News

Tim nasional Swiss Tidak Diperkokoh Si Kapten Granit Xhaka

Tim nasional Swiss Tidak Diperkokoh Si Kapten Granit Xhaka

Tim nasional Swiss Tidak Diperkokoh Si Kapten Granit Xhaka -Timnas Swiss tidak diperkokoh si kapten Granit Xhaka pada pertandingan perempat final Euro 2020 menantang Spanyol. Untuk Luis Enrique, pelatih Spanyol, keadaan ini tidak menjadi keuntungan untuk teamnya.

Xhaka akan mangkir saat Swiss bertemu dengan Spanyol di Stadion Saint-Petersburg. Pemain berumur 28 tahun itu tidak dapat bermain karena ancaman penumpukan kartu kuning.

Mangkirnya Xhaka pasti jadi factor yang penting. Promo Judi Online Terbaik Karena, Xhaka jadi pemain yang paling penting untuk Swiss. Tidak cuma dari segi tehnis, Xhaka juga penting karena peranannya sebagai kapten tim nasional.

Tim nasional Swiss Tidak Diperkokoh Si Kapten Granit Xhaka

Swiss Punyai yang Lebih Baik

Luis Enrique tidak menyaksikan akan mangkirnya Granit Xhaka jadi factor yang memberikan keuntungan untuk Spanyol. Karena, secara kelompok, Swiss ialah team yang baik. Bahkan juga, ia percaya Swiss punyai alternatif yang serupa baiknya dengan Xhaka.

“Saya anggap Xhaka ialah pemain internasional paling mencolok untuk Promo Situs Judi Bola Terbesar 2021 Swiss sekarang ini dan, secara individu, saya lebih sukai ia dapat bermain,” sebut Luis Enrique di website sah UEFA.

“Saya cukup percaya jika siapa saja yang diputuskan Swiss sebagai alternatif bisa menjadi seorang yang sama dengan, atau lebih bagus, atas sesuatu yang diperlihatkan Xhaka,” sebut Enrique.

“Mereka tetap ‘menjadi Swiss’ tanpa Xhaka,” tegas Enrique.

Belum Tetapkan Starting XI

Luis Enrique mainkan starting XI yang lain pada empat pertandingan di Euro 2020. Agen Bola Terpercaya Hal sama juga kemungkinan terjadi pada pertandingan melawan Swiss. Tetapi, Enrique tidak mau mengungkapkan starting XI untuk pertandingan menantang Swiss.

“Saya belum putuskan team dan apa saya akan mengubah. Saat saya menjelaskan siapa saja dapat bermain semenjak awalnya, saya serius,” sebut Enrique.

Baca Juga:  Sharing Marcus Rashford: Mengakui Tidak Ada di Pucuk Perform

“Kemampuan ialah bermain sebagai group, jika seluruh orang dapat bermain. Bila kami meneruskan kompetisi ini, kami akan makin memerlukan seluruh pemain,” tegas bekas pelatih Barcelona itu.